Horeee… sepeda roda 2 bisa!!

16 Oktober nampaknya bukan hanya tanggal penting untuk umi, abi, dan bunda alif … tapi ini tanggal yang penting juga untuk kakak akmal

16 Oktober 2009 (Jumat) … momen pertama kali pertama kakak akmal bisa naik sepeda roda 2 sendiri dengan diawali rusaknya salah satu roda kecilnya yang mengakibatkan kedua roda2 tersebut harus dilepas, jadilah akmal belajar roda 2 sama om teguh wau2nya, dan BISA … (BIG THANKS TO OM TEGUH), dan akmal dengan semangat dan bangganya bercerita tentang ini baik di telepon juga setibanya umi sampai di rumah sepulang dari kantor.

Sabtu paginya (17 Oktober 2009) dengan dikawal umi (naik sepeda beriringan), akmal sudah lancar bersepeda roda 2, hebat ya … kayaknya umi harus belajar ‘keberanian’ dari akmal nih utk mau memulai mengendarai motor sendiri … (payah nih umi … mental tempe, ciut sebelum memulai … :) )

Selamat ya Kakak Akmal … Kakak hebat …!! I Love you my son.

Akmal Protes

“umi … umi kok pulang malam terus sih, kemarin pulang malam, sebelumnya pulang malam juga, dan ini paling malam nih” … protes akmal pada uminya malam itu sepulangnya umi dari ngumpul-ngumpul bersama teman kuliah FE (nita, dewi, mbak yoyoh, dan teja) di PIM (9/10).

“makanya umi kalo pulang jangan naik bis atau mobil, naik kereta express aja … jangan ekonomi lama” lanjutnya …

hihihi … abinya tersenyum-senyum aja lihat umi diprotes sementara umi terbayang lagi kena semprot bokap … :)

Abinya sendiri hari sebelumnya sudah kena diprotes akmal “abi nih, tidur muluan dulu!!” karena sudah beberapa hari ini abi selalu tidur lebih awal lebih dulu dari anak-anak tidur.

Bahkan bukan cuma umi dan abinya yang kena protes, iyung juga kena protes “iyung kok udah lama ga bawa sesuatu untuk akmal”

“maaf ya kakak akmal” …. :)

Pelabuhan Ratu, 20-22 Mei 2009

Kami sekeluarga pergi berlibur ke Pelabuhan Ratu (thanks to bu win  ) … berangkat tidak terlalu mengalami kendala karena hari kerja jadi perjalanan menuju lokasi tidak terlalu macet, hanya sedikit padat merayap di sekitar sukabumi. Perjalanan yang cukup melelahkan itu (sekitar 4-5 jam) nyatanya terobati begitu kami memasuki kota Pelabuhan Ratu tepatnya ketika melewati tempat pelelangan ikan, dari situ mulai terlihat laut yang indah itu, apalagi akmal dan aya yang baru kali pertama melihat laut begitu excitednya.
Sore itu hujan turun terus menerus membuat kami memutuskan untuk beristirahat saja di hari pertama kami tiba di Pelabuhan Ratu.
Inilah tempat kami menginap selama di Pelabuhan Ratu

Hari kedua, sesudah sarapan pagi, kami langsung ‘cabut’ naik angkot pergi ke tempat pelelangan ikan … Turun dari angkot kita jalan-jalan dulu menyusuri kotanya

Dan inilah tempat pelelangan ikan yang kita tuju

Kapan lagi kan mencoba ikan yang betul-betul fresh diambil dari laut, wuih rame banget deh … ikannya juga unik-unik, ada beberapa yang tidak kita dapatkan bila mencarinya di pasar tradisional di sekitar rumah. Ini foto akmal disamping lobster warna/i yang harga satuannya mencapai Rp100rb-an. Lihat besar betul ya tu lobster, belum lagi ikan-ikan lainnya yang ukurannya big size (umi dong … hihi  ).

Sekalian kita numpang ambil gambar di atas kapal nelayan (narsis.com …  )

Segera setelah mendapatkan 1 kg udang ukuran besar seharga Rp65.000,00/kg, langsung kita menuju ke ‘next destination’ a.k.a. Karang Hawu. Sempat ada kejadian menjengkelkan ketika kita mau naik angkot dari terminal pelabuhan ratu (naik angkot Pel. Ratu – Cisolok). Entah kenapa tiba-tiba aya nangis tidak mau naik angkot yang ngetem di posisi terdepan itu dan jadilah kita semua turun ga jadi naik angkot itu dan berusaha menenangkan aya dengan mengajaknya pergi membeli minuman di warung dekat terminal. Yang menyebalkan adalah ternyata angkot yang semula kita naiki itu masih saja mengharapkan tepatnya memaksa kita untuk naik angkot itu padahal itu angkot udah terisi beberapa penumpang yang kalo kita paksain naik juga pasti bakal sesak … dan padahal juga abi sudah berkali-kali bicara sama calo penumpang disitu kalo kita tidak mau naik angkot itu. Akhirnya kita naik angkot berikutnya dan angkot disana itu emang ya ga mau rugi menyisakan 1 saja kursi tersisa, jadi kalau itu angkot belum penuh ya belum mau berangkat dan penuhnya angkot itu lamanya bisa menghabiskan waktu, makanya banyak yang tidak sabar menunggu angkot ngetem memilih untuk naik ojek. Untungnya anak-anak bisa sabar selama menunggu angkot itu jalan ..

Akhirnya tiba deh kita di Karang Hawu, salah satu lokasi di Pelabuhan Ratu yang banyak dikunjungi wisatawan … tapi karena kita kesana bukan saat weekend, jadi tidak terlalu ramai.
Catat: Inilah kali pertama Akmal dan Aya turun ked an bermain di laut … tanggal 21 Mei 2009, biasanya kan main airnya cuma di kamar mandi atau di kolam renang aja 

Hari ketiga lagi-lagi kita pergi lagi ke karang hawu, sebetulnya kalo ada mobil kita bias pergi ke obyek-obyek wisata di sekitarnya seperti ke ujung genteng (yang katanya banyak penyunya) dan lain-lain, tapi karena keterbatasan transportasi dan waktu, better ke karang hawu saja lah tempat yang udah kita tau kan. Kebetulan tidak jauh dari penginapan kita ada turnamen surfing Cimaja 2009, jadi kita nonton dulu deh kehebatan para ‘….’ (sebutan utk orang yang ahli surfing apa ya? Surfer?)
Baru deh kita main lagi di karang hawu
And here is the pic

Sebelum pulang, mampir dulu ah ke warung, makan siang dulu … laper nech. Menu Ikan bawal bakar 2 ekor, ayam bakar 1 potong, cah kangkung 1 porsi, 3 teh botol es, dan 2 es kelapa muda, yummy …

Oh iya ini adalah sebagian aktivitas kalo sedang berada di rumah penginapan:
Nonton TV (karena ada cartoon network, Disney, nickledeon, dan saluran khusus anak lainnya, anak-anak betah banget di depan TV … kalo di rumah kan tontonan terbatas  )

Membaca buku atau kirim email di hp atau nge-net (abi nech …)

Bermain … pas banget di belakang rumah ada ayunan dan papan jungkat-jungkit …

Memasak
Ini mah bagiannya ayu atau umi …

Nah selanjutnya setelah shalat Ashar dan setelah selesai berkemas-kemas, kita pulang deh ke Kota Depok tercinta. Liburan ini semakin lengkap saat dalam perjalanan pulang dari dalam bis kami melihat ada pelangi di langit yang biru … lucunya waktu umi ngasih tau aya ada pelangi eh aya malah nunjuk warung/toko yang dinding luarnya dicat warna/i seperti pelangi (kalo ga salah iklan salah satu penyedia jasa provider/IM3)  then umi bilang “itu emang warna/I tapi bukan yang itu, coba aya lihat di langit, lihat ga pelanginya?” … setelah itu baru deh ade aya mendongak ke atas ke arah langit dan mengangguk  “warnanya apa aja mal?” … akmal langsung menyebutkan warna yang dilihatnya 1 per 1 “merah, kuning, hijau, orange” .. hehe ada orangenya … So, sekarang setiap kali mereka menyanyikan lagu pelangi yang dibayangkan bukan lagi pelangi yang ada di film “Dora the explorer” lagi … 
Jadi catatan bersejarah: kapan pertama kali akmal dan aya melihat langsung pelangi di langit? Jawab: tanggal 22 Mei 2009 sekitar pukul 4 sore saat hujan rintik-rintik …. Lengkap kan  sayangnya kameranya ngadat ga mau motret momen bersejarah itu karena kemasukan pasir … dan baterainya juga sudah mau koit.
Note:
- Kalo mau ke Pelabuhan Ratu bagi yang tidak membawa kendaraan sendiri seperti halnya yang kami lakukan, pertama dari rumah naik kendaraan umum ke Bogor, bisa kereta api atau bis atau kalo orangnya banyak dan ga mau ribet karena bawa anak-anak naik aja Taxi (tariff bawah, depok – terminal bis baranang siang Rp100rb). Dari terminal Baranang Siang ini naik MGI jurusan Pelabuhan Ratu (rute: Bogor – Pelabuhan Ratu) ada 2 pilihan AC dan Ekonomi, kemarin kami naik ekonomi yang harga karcisnya Rp20.000,00/org … termasuk murah bila melihat jauhnya perjalanan yang dilalui bis MGI ini, palagi jalannya belak/ok. Oh iya kebetulan supir MGI yang kemarin kami tumpangi itu top markotob ya, karena duduk didepan jadi bisa melihat gimana hebatnya pak supir mengendarai bi situ, kayaknya dia selalu nyalip dan ga pernah disalip deh … tapi nyalipnya juga punya seni (hihi apa sih?), yah pokoknya cukup menarik sampe umi ga kepengen tidur selama di perjalanan itu.
Dari Terminal Pelabuhan Ratu pilih angkot sesuai tujuan masing-masing misal Pelabuhan Ratu – Cisolok.
- Nah angkotnya ini yang harganya mahal bila dibandingkan dengan harga angkot di Depok. Kemana-mana Goceng atau 4rb, padahal cuma selemparan sandal doang …. Atau karena kita kelihatan bukan penduduk setempat kali ya … entahlah …
- Tidak cuma motor bahkan mobilpun ngebutnya parah … hingga untuk menyebrangi jalan sempit yang hanya cukup dilalui 2 mobil berpapasan saja sudah membuat kami extra hati-hati
- Selebihnya, dengan cuaca yang cerah, pemandangan langit yang indah, bunyi ombak yang bergemuruh, membuat liburan ini berkesan untuk kami sekeluarga dan semoga di lain kesempatan dapat berkunjung kembali. Amin.
- Oh iya ada 1 lagi hikmah, karena baik di perjalanan berangkat maupun pulang umi tidak tidur, umi jadi bisa memperhatikan satu persatu kota yang dilewati termasuk salah satunya “Parungkuda, Sukabumi”. Baru nyadar ternyata rumah Pak Tjo Mulyadi, temen kerja umi di PJB, jauhnya minta ampun, ga kebayang tiap hari kerja melalui rute Gatot Subroto – Parungkuda, abis umur di jalan aja deh tuh.

A k m a l … 4 tahun

Wuih akmal 4 tahun euy,  Alhamdulillahi rabbil ‘alamin …

(it means umi udah tua nih, menjelang 8 kali umurna Akmal)

Bangun tidur akmal sudah excited … palagi sudah dari 2 minggu sebelumnya berulangkali menghitung tanggal “mi, hari ini tanggal 14 ya” … “besok 15 .. terus besoknya lagi tanggal 16 deh” … “kereta pake remote ya” … itu aja berulang-ulang dikatakan hehe …

Bangun tidur … masih sepi, semua masih tidur, “mi, bangun mi, udah siang nech”.  Then 1 per 1 bangun dan menghujaninya dengan ucapan selamat ulang tahun dan cium sayang.

Habis nonton dora, mandi … umi, abi, akmal, dan aya jalan-jalan deh termasuk diantaranya ke Tip Top utk beli pernak pernik ultahnya akmal termasuk beli hadiah kayu dari umi utk akmal dan aya ..

Oh iya sayangnya di hari jadinya yang ke-4 ini, akmalnya lagi tidak enak badan, 2 malam berturut-turun suhu badannya 38 C.  Untungnya biar demam dan flu tetap semangat walaupun badannya agak lemas … dan akmal lebih cheer-up lagi waktu abi masuk rumah dan memberinya ‘kereta remote’ spt yang dia udah request berhari-hari itu.

Sore … rumah rame.  Spt biasa ada nde iti dan nde yung yang dah sibuk-sibuk pasang balon dan hiasan hehe, Ama’ & atha, bunda, AA, shasha, mbah uti, ayah vina, ma’ vina, vina … kita beli ayam bakar dan khusus minumannya dibeliin nde yung (makasih ya nde’ … :) ).

Ini sebagian foto-foto rame2 di rumah (yang jadi fotografernya AA lho … hehe)

Oh iya pencapaian akmal 4 tahun:

-  udah makin dewasa, banyak mengalah sama adik aya, lebih mandiri, tidak minum susu dibotol lagi, minumnya susu UHT, tidak ngompol lagi, sudah sadar sekolah (sudah senang dengan dunia sekolahnya), sudah pintar bercerita aktivitasnya, udah bisa menasehati ortunya hehe “tadi kan sebelum makan kita belum berdo’a mi” … “ih lagunya kan tidak baik” … etc.

- makin cerdas, main pipi panda di laptop, trus nanya umi “mi, mousenya mana?’ (dalam hati umi “what, mouse?, fasih bener ngomongnya … dan ga cuma ngomong kata mouse akmal pinter, menggunakannya juga jago euy, malah lebih cepet ngajarin make mouse ke akmal daripada ngajarin mbah akung … hehe … peace ya mbah akung).  Akmal juga ngerti lho maksud kata ‘copy’ file … waktu kita main ke Ahass kan ada game main motornya, trus akmal bilang “mi, kita ‘copy’ aja gamenya ya” … :)

Pernah suatu malam akmal tanya “mi, kalo pagi naik kereta apa?”

umi: “express”

akmal: “kok express mi, kan mahal”

umi: “iya, tapi kan umi butuh untuk cepat sampai di kantor”

akmal: “kalo sore?”

umi: “kadang AC ekonomi, kadang express”

akmal: “kalo siang?”

umi: “kan kalo siang umi kerja, di kantor dong … kakak”

akmal: “tugas umi banyak ya di kantor?”

umi: (HAAA … tau dari mana ni anak kata ‘tugas’, tau-tauan, kayak udah anak gede aja…) “iya, tugas umi .. bla…bla…bla…”

Menjelajah Bogor

7 Maret 2009, umi, akmal, aya, & bu Ayu pergi naik kereta api AC Ekonomi menuju Bogor.  Kali ini kita akan mengunjungi Kebun Raya Bogor, Museum Zoologi, dan Taman Topi (Ade Irma Suryani)

Dari stasiun Bogor naik angkot 02 (Sukasari) menuju Kebun Raya Bogor.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor

di pintu masuk sebelum beli tiket

di pintu masuk sebelum beli tiket

p3070300k

Informasi Umum

Informasi Umum

p3070437k-arah

Harga tiket masuk Kebun Raya Bogor Rp9.500,00/orang, sudah termasuk kunjungan ke Museum Zoologi.  Selanjutnya kita naik mobil keliling Rp10.000,00/orang.  Dengan mobil keliling berkapasitas 4 orang dewasa ini, kita diajak mengitari Kebon Raya Bogor yang luasnya mencapai +/- 80 hektar dan mendapat informasi (thanks to Mas Supir mobil keliling yang juga jadi pemandunya :) ) mengenai taman-taman yang kita lewati.  Kita melewati Taman dengan berbagai pohon kaktus (lupa nama tamannya), pohon cinta (pohon kembar), jembatan gantung warna merah, sisi belakang istana Presiden, pohon kelelawar, lapangan dekat kafe dedaunan (yang dulu pernah dibangun helipad untuk pendaratan helikopter Presiden Amerika Serikat George W. Bush), kuburan Belanda, laboratorium, taman anggrek, tempat pembibitan, dan banyak lagi.

Taman kaktus

Taman kaktus

Jembatan Gantung/merah

Jembatan Gantung/merah

Pohon Kembar

Pohon Kembar

sisi belakang Istana Bogor

sisi belakang Istana Bogor

main bola

main bola

p3070304kp3070314k

Museum Zoologi

Setelah berkeliling mengitari Kebun Raya Bogor, kita masuk ke Museum Zoologi yang lokasinya masih dalam 1 area dengan Kebun Raya Bogor.  Dalam Museum ini terdapat berbagai koleksi fauna yang diawetkan, bahkan ada kerangka paus yang panjang sekaleee itu.  Koleksinya itu mulai dari kupu-kupu, tikus sampe clurut, sapi, monyet, ular, kura-kura, dan banyak lagi.  Lucunya, adik aya justru selama dalam Museum ini tidak pernah tidak digendong karena takut hihihi.

p3070367k

rangka paus

rangka paus

Dari Museum Zoologi kita melanjutkan perjalanan ke Taman Topi tepatnya ke Taman Ade Irma Suryani.  Nah kalo di Taman ini justru akmal dan aya lebih excited karena banyak permainannya.  Rata-rata untuk tiap permainan membayar Rp3.000,00, ada bom2 car, kereta baterai, robot fire-fire, mini car, perahu air, komidi putar, dan lain-lain.  Kayaknya ini masukan juga ya untuk Kebun Raya Bogor untuk membuat satu arena bermain untuk anak-anak (seperti di Kebun Binatang Ragunan).

kereta baterai

kereta baterai

perahu air

perahu air

mini car

mini car

Gajah Terbang

Gajah Terbang

Setelah puas bermain-main dan karena cuaca terlihat tidak bersahabat alias mendung, kita mengakhiri perjalanan kita di Bogor ini dengan berjalan sedikit menuju stasiun.  Kita naik kereta ekonomi ke Depok dan karena kereta ini sama sekali ‘tidak berpintu’ … hujan lebat di luar kereta pun jadi tersembur ke dalam kereta hehehehehe :) .

Kucing, Jus, dan Permisi

- kenapa kucing takut air mi?

Umi, akmal, dan adik aya sedang menonton dora yang salah satu adegannya ada kucing berenang di laut.  Terus umi comment “masak kucing berenang di laut sih, kucing kan takut sama air”

Akmal:  “emang kenapa kucing takut sama air mi?

Umi: (berpikir mencari jawaban yang tepat)

Aya: (menjawab dengan tiba-tiba) “dingin …, kedinginan mi”

Umi: “hehe, iya benar, soalnya kucing ngga kuat dingin … hiiii”

:)

- Jus = Juice

Akmal sedang memegang kotak buavita kosong rasa jeruk yang dibeliin umi.  Sambil memperhatikan huruf-huruf di kotak itu, akmal bertanya pada abi (umi saat itu sedang shalat) “bi, kalo j-u-i-c-e dibacanya apa bi?”

Abi: “Jus”

Umi sudah selesai shalat, akmal membalik kotak tadi dan lagi-lagi sambil mengeja huruf-huruf di kotaknya, akmal bertanya pada umi “umi, kalo j-u-s bacanya apa?”

Umi:  “Jus”

Akmal:  “SALAH MI, kalo jus itu J-U-I-C-E”

:)
- bilang permisi dulu dong mi

Akmal mau bobo tapi posisi bantal ‘cinta’ lebih banyak ke aya, terus akmal minta digeserin ke arahnya.  Ya udah umi angkat kepala aya (yang sudah terlelap tidur itu), dan menggeser bantalnya sehingga akmal bisa tiduran di bantal itu juga.

Namun tiba-tiba akmal protes:  “bilang permisi dulu dong mi”

Umi: “ups, iya ya … umi lupa, aya … umi permisi geser bantalnya ya”

:)

Umi pulang siang ya …

Malam itu hanya umi dan kakak Akmal yang masih terjaga, sementara yang lain sudah terlelap tidur karena udara yang begitu dingin.   Sementara umi sedang membuat laporan kas RT 04 (atas permintaan baginda raja ‘mbah akung’ :) ), akmal duduk menemani.

Akmal:  mi, besok umi pulang siang ya

Umi :  Kan bel pulang umi itu jam 5 sore kak, jadi umi baru bisa pulang dari kantor jam 5.

Akmal: kalo umi pulang siang, umi dapat hadiah deh dari akmal.  Umi dapat manggis sama jeruk.

Umi : … hihi, emangnya akmal ada uang untuk beli manggisnya?

Akmal :  nanti abi yang kasih uangnya

kekekekkee …… akmal … akmal, padahal biasanya posisinya terbalik.  Umi dan abi yang suka bilang “kalo kakak akmal pintar di sekolah, ngga nangis, nanti kakak akmal dapat hadiah deh dari umi/abi”, hadiahnya entah berupa membelikan buah-buah yang disukainya atau pergi ke tempat bermain tergantung requestnya kakak akmal :) .

Aya 2nd Anniversary

Aya skr sudah 2 tahun 1 bulan …  harusnya nulis tepat pas umurnya 2 tahun ya … maaf maaf ya de’ karena sibuk tutup buku, jadi ga sempet update perkembangan ade aya pas di hari jadinya yang kedua dan juga karena kesibukan orang serumah lagi-lagi tidak sempat mengadakan syukuran hari lahirnya … hu hu … maaf ya ya.

Aya skr:

-  sudah tidak mau diatur uminya lagi dalam memilih baju yang akan dikenakannya hehe, kebalikannya dia malah yang mengatur … “aya pake baju pink ini aja mi”, … “baju cantik aja”, dan aya sudah mulai belajar memakai baju dan celananya sendiri.  Oh iya umi punya PR nih untuk beliin celana aya yang sudah mulai kesempitan, aya sudah sering protes “umi, ini cempit” :)

- hafalan aya ‘TOP’ juga lho.  Aya sudah bisa menyanyi Balonku, Cicak-cicak, kereta api dengan sempurna,1234, tik-tik bunyi hujan (maksudnya full dari awal sampai akhir dan dengan nada).  Lagu lain yg suka dinyanyiin aya – Burung kakaktua, … ‘apa gunanya’ (ini refnya doang yg aya hafal, cuplikan dari lagu sepohon kayu daunnya rindang).

-  Aya sudah bisa menghitung dari 1 s.d. 10 (kebawa kakak akmalnya dan dari nonton dora :) )

-  Beo abis … suka mengikuti apa yang diucapkan orang lain.

- Kerjaannya naik tangga .. naik turun naik turun lantai bawah lantai atas … pusing dech.

-  Tomboy banget, mungkin karena teman di rumahnya kakak akmal ya. Sering tidak melihat-lihat bahaya, bahkan bulan lalu sempat jontor hidungnya karena naik mobil-mobilan di turunan sampe nyusruk.  Jadi putri umi yang cantik ini lebih banyak bekas lukanya daripada kakaknya … hmm.  Kalo istilah orang Jawa (mbah akung sering menyebut kata ini) “Gelidik”

- Kalo mau tidur, semua personil a.k.a sahabat dekatnya harus ada “mpink, meong, pooh, cucu” … dan lucunya aya mengucapkan 4 kata/benda tadi secara cepat dan tepat hihi.  Karena ketergantungannya sama boneka ini, mulai tahun ini umi abi melarang ada yg memberinya boneka lagi, bisa-bisa kalau pergi kemana-mana lebih banyak bawa bonekanya aya dari pada barang lainnya dong … hehe.

- masih ngompol kalau tidur ……….. kalau ngga tidur, masih ngompol juga :) , maksudnya ngomongnya masih suka telat “mi, ncing mi”, tapi airnya sudah ‘ngembeng’ hihi.  Kalo udah gini umi paling pandang aya sambil bilang ‘aya, kalo pipis dimana?’, aya jawab “kamar mandi” …. “Nah”.

-  Berantem terus sama kakaknya.  Ngga kehitung berapa kali kakak akmal digigit aya, karena aya beladiri melawan kakak akmal :)

-  Suka renang … ga mau selesai-selesai deh kalo udah dibawa ke kolam renang

-  sudah bisa menggunakan sepeda kakak akmal

Ini foto aya di hotel aryaduta, Desember 2008

Aya lagi corat coret

Aya lagi corat coret

Aya nulis

Aya nulis

Pawai Palestina

Rupanya aksi dukungan solidaritas untuk warga Gaza yang didzalimi Israel tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, akmal dan teman-teman di TKIT Nurul Fikri melakukan penggalangan dana melalui infaq dan pawai keliling sebagai bentuk aksi solidaritasnya.

Ini sebagian foto-foto akmal yang sedang pawai

Trip to Bandung

Weekend akhir November ini kami sekeluarga liburan ke Bandung.

Tempat-tempat yang dikunjungi:

Sepupu Ibu yang rumahnya di sebrang Univ Parahiyangan

Sepupu Mbah Uti

Sepupu Mbah Uti

Strawberry Farm, lembang

Strawberry Farm, lembang

Tangkuban Perahu Mountain

pb300230lr

dan satu lagi ke rumah tante Ayu, ini foto tante ayu bersama kami sekeluarga waktu mau keluar dari Wisma BI menuju Stasiun Bandung

pb300243lr

Minggu pagi (30 Nov 2008) setelah dari Strawberry Farm, kita pergi ke Teropong bintang Boscha, but unfortunately, Boscha itu tutup setiap hari Minggu, Senin, dan hari libur nasional, jadilah kita lanjutin perjalanan ke Tangkuban Perahu.

STRAWBERRY FARM

Lokasi:  Lembang, kalo dari arah Setiabudi ada di sebelah kiri

Tiket masuk Rp5.000,00/orang (gratis jus strawberry) kalo ga mau jus tiketnya Rp2.000,00/org

Fasilitas:  Petik strawberry (Rp50.000,00/kg), Flying Fox, tempat bermain anak, naik kuda, motor, hmm … apalagi ya

Makanan:  Jagung bakar, bakso, tempe mendoan, tahu isi

—–

TANGKUBAN PERAHU

Kita charter angkot berangkat dari depan teropong Boscha dan pulang diantar sampai penginapan BI, bayarnya Rp40.000,00/org PP, tadinya sempet berpikir ini kemahalan, tapi ternyata wajar aja segitu … jauh bener :) mana jalannya belok-belok gitu dan emang jalurnya tidak dilewati mobil umum.

Pemandangannya memang indah … tapi kalo untuk anak-anak, untuk akmal & aya, yang menarik kayaknya cuma kudanya aja … hehe.

——————————————————————————–

Umi mencoba menggali akmal untuk bercerita mengenai perjalanannya

Umi:  Akmal, tadi pagi kita pergi ke taman strawberry ya?

Akmal: iya mi.

Umi:  terus akmal ngapain disana?

Akmal:  petik strawberry mi pake gunting sama mbah akung, mbah uti, umi … naik motor sama abi, aya …

dst … dst …

Umi: abis dari taman strawberry, kita pergi kemana?

Akmal: tangkuban perahu (dengan nada cadel … karena belum bisa bilang r secara sempurna hehe)

Umi: iya betul

Akmal:  tapi mi, kok disana ga ada perahunya ya?

…. :)

(bingung gimana mau ceritain asal mula nama itu — dongeng dayang sumbi dan sangkuriang)

—————————————————————————

Di perjalanan pulang dalam kereta parahiyangan ketika Bapak kondektur sedang memeriksa karcis penumpang yang naik.

Umi:  Tuh lihat mal, Bapak berseragam biru itu sedang memeriksa karcis.  Kalo akmal ga beli karcis, nanti Bapaknya marah.

Akmal:  emangnya akmal ‘Bapak-Bapak’ … akmal kan masih anak-anak jadi ngga beli karcis

Umi:  hihi … iya, kalo anak-anak kan masih dipangku umi ya, jadi ngga beli karcis :)

————————————-

Ini sebagian foto-foto yang lain:

pb290075lrpb290077lr1

Next Page »